Selasa, 17 Desember 2013

2 Versi Asal usul Nama Palembang

Sebetulnya saya sudah pernah ke Palembang, yang terkenal dari Palembang, tentu makanan yang bernama Pempek, hampir dimana-mana kita bisa temukan makanan khas Palembang ini, di Hotel, ketika Breakfast pagi pun, orang berani memakan Pempek dengan cuko nya yang asem dan pedas ini (Kalau saya di Jakarta, lumayan juga takut sakit perut yach), namun bagi orang Palembang makan pempek di pagi hari sudah menjadi kebiasaan.

Namun kali ini, saya tidak membahas Pempek, nanti pada  tulisan lainnya saya akan menulis tentang Pempek, yang ingin saya bagikan adalah Asal usul Nama Palembang, karena terus terang saya juga penasaran dengan Nama Palembang.

Menurut sejarah Kota Palembang, adalah kota Tertua di Indonesia, berumur sekitar 1382 tahun, menurut Prasasti Sriwijaya.

Rupanya ada 2 versi Asal usul Nama Palembang, ini yang saya dapat dari beberapa informasi dan juga di google.


Menurut sejarah Indonesia, kala itu Kerajaan Sriwijaya sedang kehilangan pemimpin.  Adipati Ario Damar mangkat pada waktu itu, sementara Raden Fatah dan Raden Hasan telah hijrah ke Pulau Jawa. Hal ini memunculkan kebingungan di dalam pikiran rakyat Sriwijaya sendiri. 
Namun, Sunan Gunung Jati kemudian datang ke Kadipaten Sriwijaya. Beliau berpesan bahwa sebentar lagi akan datang rombongan murid dari negeri Tiongkok bernama Pai Li Bang. Menurut Sunan Gunung Jati, Pai Li Bang merupakan sosok yang pantas untuk menggantikan Ario Damar, sebab Pai Li Bang ini di negeri asalnya adalah seorang menteri negara yang berpengalaman di bidang kenegaraan. 

Karena lidah orang Indonesia sedikit sulit menyebutkan kata-kata asing tersebut, diseraplah nama Pai Li Bang menjadi Palembang. Ya, itulah sekelumit sejarah Indonesia mengenai asal usul nama Palembang.

Lalu, bagaimana asal usul nama Palembang versi cerita rakyat? Saya coba ambil dari  cerita rakyat ini dari buku Legenda Rakyat Nusantara yang ditulis ulang oleh Kak Tami Widiasari, terbitan Galang Press, Yogyakarta, 2010.

***

Ceritanya adalah bermula Ketika Putri Ayu Sundari dan pengiringnya masih berada di Bukit Seguntang Mahameru, ada sebuah kapal yang mengalami kecelakaan di Pantai Sumatera Selatan. Penumpangnya adalah tiga orang kakak beradik, putra dari Raja Iskandar Zulkarnain.

Ketiga orang ini selamat dari maut, dan terdampar di Bukit Seguntang Mahameru. Mereka disambut oleh Putri Ayu Sundari. Salah seorang dari putra tertua Raja Iskandar Zulkarnain, yaitu Sang Sapurba kemudian menikah dengan Putri Ayu Sundari dan kedua saudaranya menikah dengan keluarga putri itu.

Karena Bukit Seguntang Mahameru berdiam di Sungai Melayu. Maka, Sang Sapurba dan istrinya mengaku sebagai orang Melayu. Anak cucu mereka kemudian berkembang dan ikut kegiatan di daerah Lembang. Nama Lembang semakin terkenal.

Kemudian, ketika orang hendak ke Lembang selalu mengatakan akan ke Palembang. Kata "pa" dalam bahasa Melayu tua menunjukkan daerah atau lokasi.

Di sana, ekonomi bertumbuh dengan pesat. Orang-orang ramai berdatangan ke daerah tersebut. Sungai Musi dan Sungai Musi Banyuasin menjadi jalur perdagangan kuat terkenal sampai ke negara lain. Nama Lembang pun berubah menjadi Palembang.

Demikianlah, asal usul nama Palembang berdasarkan versi cerita rakyat Indonesia. Walaupun mungkin saja ada kemungkinan asal usul nama Palembang lainnya.

Namun setidaknya kedua versi ini sudah membuat rasa penasaran saya hilang, inilah Palembang ...

Palembang, Saya Datang

Halo sahabat-sahabat, nama saya Johanes Ariffin Wijaya, saya seorang Penulis Buku, juga seorang Pembicara-Indonesia, kali ini saya akan mengunjungi Kota Palembang, mulai tanggal 19 Desember 2013 - 23 Desember 2013.
Kebetulan di Palembang, akan ada acara Kirab Sriwijaya yang tentunya sangat luar biasa #anTusias, selain itu saya juga akan meliput info-info atau kegiatan Kuliner di Kota Pempek ini.

Mulai tanggal 19 desember 2013, saya akan meliput kegiatan saya di Palembang, sampai tanggal 23 Desember 2013, nantikan yach sahabat-sahabat.
Salam anTusias,

@johanesaw